Nasehat dari Ayah

Ayah, dalam kesendirian aku merindu mu

Yang menemaniku dalam ketakutan

Ayah, dalam kegagalan aku membutuhkan mu

Yang memotivasi ku untuk tetap melangkah

Ayah, dalam sedih aku ingin hadirnya dirimu

yang melarangku menangis

.

Laki-laki harus berani

Laki-laki harus tegar

Laki-laki tidak boleh menangis

itu Nasehat terakhir darimu
1 minggu sebelum kau pergi untuk selamanya

.

Kupegang baik-baik Nasehat mu

Kini aku berani dengan kesendirian

Aku tak takut lagi

bahkan aku mulai mencintainya

Dengan menyendiri aku dapat merasakan hadirnya dirimu

. 

Kini aku tak takut gagal

Benar kata mu

Dengan kegagalan aku dapat belajar dengan kenyataan

.

Kini aku tak lagi mengis

Benar kata mu

Menangis tidak akan menghilangkan masalah

Iklan

7 Replies to “Nasehat dari Ayah”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s