Surat UNTUk Kawan

Atas nama solidaritas maka saling berbagi. Itu prinsip yang kau pegang.

Namun ada yang aneh, anehnya kau berbagi racun..! “Rokok

Yaaa!! tentang rokok banyak orang yang sangat mudah berbagi. 1 / 2 Batang rokok tak mengapa, bahkan 1 bungkus berdua pun tak masalah. Tak harus diminta bahkan cenderung memaksa untuk menikmati rokok bersama. Harga yang tiap tahunnya pasti naik tak kau hiraukan. racun yang tiap kau hisap tak kau pedulikan. Kau jadikan ia sebagai bahan pokok kebutuhanmu. Kau bahkan rela tak makan jika kantongmu lagi tipis, untuk beli makanan atau rokok kau pilih rokok.

Kawan tidakkah kau sadari racun2 yang ada di dalamnya?  Saya yakin kau pasti tahu dan menyadarinya. Alasan apa lagi kawan, untuk meninggalnya..?  kecanduan, itu yang sering kau katakan, “tak mudah tuk meninggalkannya”

iyaa kawan, memang benar! Kalau sudah kecanduan memang susah! Tapi tidakkah kau mau berusaha? tidakkah kau berusaha meninggalkan rokok seperti kau berusaha meraih mimpi? Yang kau tau pasti ada kesakitan didalamnya.

Kawan berusaha dan berdoalah, niscaya kau akan dimudahkan untuk meninggalkannya.

Kawan solidaritas mu tinggi, kau mau menolong orang-orang yang membutuhkan, berbagi bersama, Menggalang dana untuk korban bencana alam. Kau no 1 soal itu. Tapi ada satu hal yang aneh, atas nama solidaritas apakah kau juga berbagi racun.??

Rokok kawan, yang tiap hari kau hisap itu. Apakah solidaritas menebar racun juga kau lakukan? Coba pikir lagi kawan, apakah itu bentuk suatu solidaritas..???

Kepulan asap dari bibirmu yang kian menghitam menyebar kemana-mana, orang yang disekitar menjadi korban atas perbuatanmu. Sadar tidak sadar mereka juga mengisap udara yang tercemar asap rokok yang kau hembuskan. karenamu mereka mendapat gelar perokok pasif, suka tidak suka mereka terima. Bukan sekedar gelar itu saja yang mereka terima, tapi juga racun dari asap rokok yang kau hembuskan dari bibirmu yang kian lama kian menghitam.  Apakah itu termasuk bentuk solidaritas? Pikir lagi kawan.!!

Tinggalkan kawan, Tinggalkanlah.!!

Kawan kalaupun kau belum bisa meninggalkannya jadilah perokok yang baik, janganlah merokok jika sedang bersama orang-orang yang tidak merokok,  jangan pula merokok di tempat umum, apalagi merokok di depan anak-anak.! Tindakan yang sangat buruk!!!

Kawan berusaha dan berdoalah, semoga kau dimudahkan tuk meninggalkannya. Akupun berdoa demikian untukmu.

Salam
dariku kawanmu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s